Jodohmu yang terpenting adalah yang semazhab dan seakidah denganmu
JODOHMU YANG TERPENTING ADALAH YANG SEMAZHAB DAN SEAKIDAH DENGANMU.
Jodohmu boleh jadi lebih tua darimu, lebih muda darimu, atau malah seumuran denganmu.
Jodohmu boleh jadi berparas rupawan, berparas kurang rupawan, atau malah berparas biasa saja.
Jodohmu boleh jadi dari keluarga yang kaya, keluarga yang sama denganmu atau malah dari keluarga yang apa adanya.
Jodohmu boleh jadi seorang Duda/Janda, seorang yang sudah punya anak/belum, atau bahkan seorang yang sudah tak mempunyai kesucian sekalipun.
Apapun itu, yang terpenting jodohmu adalah yang semazhab dan seakidah denganmu. Karena jodohmu bukan hanya partner hidupmu namun juga partner ibadahmu. Maka carilah jodoh yang bisa meningkatkan kualitas ibadahmu, bukan yang memperdebatkan cara ibadahmu.
Engkau mungkin bisa tidak sejalan dengan orang-orang disekitarmu, namun bagaimana jadinya bila engkau tidak sejalan dengan orang yang akan menjadi pendamping hidupmu.
Bila tidak sejalan dari awal, jangan paksakan. Lebih baik, mundur saja. Sungguh, engkau pasti tidak mau kalau arah kajiannya beda. Sungguh menjadi satu dalam mazhab dan akidah yang sama sungguh membuat semakin indah, karena telah mengetahui apa-apa yang telah diajarkan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam dan para Sahabatnya dalam menegakkan tauhid dan memegang bara api bersama-sama ditengah-tengah terasingkan.
Komentar
Posting Komentar